Wednesday, April 25, 2007

Rekor Pengiriman Data Internet Tercepat Tercapai

Daniero_news– Sebuah grup penelitian yang dipimpin oleh Universitas Tokyo berhasil memecahkan rekor kecepatan pengiriman data internet. Konsorsium Internet2 menyebutkan para peneliti itu pada 30 Desember 2006 mengirimkan 7,67 gigabyte per second (Gbps) dengan menggunakan sistem komunikasi standard.

Pada hari berikutnya, setelah dilakukan modifikasi sistem protokol, kecepatan pengiriman data tercapai, yakni berhasil mengirimkan data lebih dari 20.000 milepath, atau 9,08 gigabytes per second.

Dengan hasil pencapaian itu, para peneliti kembali memiliki impian untuk dapat mengirimkan data dengan tingkat kecepatan lebih tinggi yakni 10 Gbps. Bahkan melalui konsorsium Internet2, mereka berencana membangun sebuah jaringan baru yang memiliki kapasitas hingga 100 Gbps. Dengan kemampauan seperti itu maka sebuah film “The Matrix” dapat dikirimkan dalam hitungan detik saja. Jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan jaringan Internet2 yang memakan beberapa menit atau bahkan dua hari jika menggunakan broadbank line perumahan.

Para peneliti itu mencapai puncak kecepatan pengiriman data internet pada Desember silam dengan menggunakan sistem IPv6. Data itu dikirimkan dari Tokyo ke Chicago, Amsterdam, dan Seattle, sebelum akhirnya kembali ke Tokyo. Sebelumnya data tercepat diperoleh pada November 2005 yakni 6,96 Gbps.

Sementara itu ketika para peneliti yang terdiri dari 200 ilmuwan itu menggunakan sistem Ipv4 pada Februari 2006, kecepatan pengiriman data hanya 8,8 Gbps. (mbs)

Monday, April 23, 2007

Yahoo! Indonesia & MuslimMatrimonial.Com Joint Promosikan Biro Jodoh Online

 M. Budi Santosa - Okezone

JAKARTA - Yahoo! Indonesia dan MuslimMatrimonial.com, Selasa (17/4/2007) mengumumkan kemitraan untuk bersama-sama mempromosikan layanan biro jodoh online yang terdapat di Yahoo! Indonesia home page.

Pengguna internet dapat berkunjung ke www.yahoo.co.id dan dengan mengklik ”Matrimony” para pengguna dapat membuat profil pribadi dan mulai membangun komunitas yang dapat dijadikan ajang berbagi rasa tentang kepentingan yang sama berdasarkan minat dan pilihan masing-masing.

MuslimMatrimonial.com merupakan situs biro jodoh eksklusif bagi kelompok persaudaraan Muslim yang dikelola oleh Match International, berpusat di Amerika Serikat. Dengan pengaturan seperti ini, jutaan pengguna Internet Muslim di Indonesia dapat bergabung dan bertemu dengan calon pasangan hidup melalui internet.

Fitur utama layanan termasuk:

1. Lebih dari 100.000 profil calon pengantin wanita dan pria yang prospektif

2. Perwakilan dari komunitas Muslim yang berlainan aliran

3. Proses mudah untuk memilih anggota dari database profil

4. Mudah meng’upload’ dan melihat foto

5. Pemberitahuan Match Watch melalui e-mail bilamana profil pengguna cocok dengan kriteria yang diinginkan pengguna lain

6. Tersedianya layanan messaging pribadi bagi anggota yang berlangganan

“Yahoo merupakan layanan internet lokal yang paling relevan di Indonesia dan kemitraan kami dengan MuslimMatrimonial.com menguatkan komitmen kami untuk menghubungkan masyarakat di negeri ini dengan komunitas mereka,” kata Tom Sipple, managing director interim, Yahoo Asia Tenggara.

Sementara International Operations, MuslimMatrimonial.com Ms.Seema Z mengatakan, MuslimMatrimonial.com dan Yahoo! Indonesia menggunakan kekuatan internet agar menyatukan komunitas internasional Muslim yang berpikiran sama bagi kesejahteraan pribadi dan masyarakat dalam perkawinan bagi para anggota.

Menurut data dari Departemen Agama Republik Indonesia, perkawinan muslim yang tercatat sejak Januari hingga Desember 2006 adalah sebanyak 1.904.153 orang. (mbs)


Mobil Robot Pintar Siap Beredar di Jalan pada 2030

Masih ingat bagaimana mobil pintar “KITT�? dalam serial televisi Knight Rider yang dulu sempat populer. Mobil yang mampu berjalan sendiri, mengenali jalanan, serta melaju dengan kecepatan kencang melewati berbagai rintangan, tanpa memerlukan seorang pengemudi untuk mengendalikannya. Mungkin kala itu, KITT hanyalah sebuah fantasi.Tapi tidak untuk beberapa tahun mendatang. Sejumlah ahli meyakinkan kalau mobil pintar yang tidak perlu pengemudi akan menjadi sebuah kenyataan.

Sejumlah engineer dari Stanford University telah mengumumkan kelahiran “Junior,�?sebuah mobil robot pintar yang siap melaju di jalanan bebas tanpa perlu pengemudi.Mobil robot tersebut dibangun berbasis Volkswagen Passat Wagon produksi 2006. Untuk menguji ketangguhan Junior, mobil robot tersebut akan memasuki tahapan kompetisi untuk ketiga kalinya.

Perlombaan mobil-mobil robot The DARPA Urban Challenge yang akan berlangsung pada tanggal 3 November 2007 nanti. Sejumlah mobil tanpa pengemudi itu akan beradu kemampuan mengemudi dalam sebuah kota buatan. Mobil tersebut memiliki kelengkapan serta kepintaran untuk mengorganisasi diri, mengenali lalu lintas, melewati persimpangan yang padat, menghindari gangguan jalan, dan tentu saja menguasai keterampilan seorang pengemudi andal. “Mobil-mobil ini dikemudikan oleh sebuah artificial intelligence (intelegensia buatan),�? ungkap Sebastian Thrun, ahli komputer dan juga profesor teknik listrik di Stanford.

Stannford dan juga Thrun sebenarnya telah mengoperasikan mobil pintar ini di jalanan sebelumnya. Tim dari Stanford yang mengikuti lomba perlombaan mobil pintar pada tahun 2005,berhasil menjadi juara pertama. Tapi sayangnya, perlombaan itu berlangsung di gurun pasir Nevada.“Tantangan selanjutnya, kami menginginkan mobil berjalan di jalanan di mana kita tinggal,�?papar Thrun. Thrun menuturkan, Junior telah memiliki kelengkapan yang diinginkan.Kendali mobil Volkswagon andalan Stanford itu benar-benar mengandalkan komputer. Baik itu setir, mesin, maupun remnya telah dimodifikasi sedemikian rupa tanpa memerlukan kendali manual sama sekali. Seperangkat perlengkapan laser diletakkan pada bumper mobil.

Laser yang mampu menyediakan pandangan 360 derajat tiga dimensi tentang situasi di sekitar mobil. Sementara itu radar dan juga sistem sentral menyuplai data ke komputer untuk mengenali lokasi serta posisi mobil. Thrun pun berani memprediksikan mobil pintar ini akan menjadi pemimpin, bagi munculnya mobil-mobil tanpa pengemudi di jalanan pada tahun 2030. “Hari ini kita berjalan sekitar 160 km tanpa memerlukan bantuan manusia. Pada tahun 2010, saya mengharapkan mobil ini akan berjalan sampai 1.160 km. Memasuki 2020 bisa naik sampai 1,6 juta km,�?papar Thrun.

Thrun berharap mobil robot bisa dimanfaatkan masyarakat umum pada 2030. Mereka yang tidak mungkin untuk mengemudi, atau pun memilih untuk tidak mengemudi, akan bisa mencobanya pada tahun tersebut. Tapi Thrun memperkirakan teknologi militer mampu berkembang lebih cepat.Versi tempur dari mobil pintar ini sudah bisa digunakan pada 2015. Kesulitan terbesar dalam mewujudkan impian tersebut adalah bagaimana memberikan sistem pengenalan seperti indera manusia pada mobil. Berjalan di lingkungan kota yang padat dan sarat dengan berbagai hal-hal yang tidak terduga, merupakan hal muskil yang mesti bisa dilalui oleh sang robot.Para ahli sedang berupaya menanam sejumlah indera pada mesin beroda empat tersebut.

“Tantangan terbesar adalah kemampuan untuk mengenali lingkungan yang Anda tinggali, memprediksi apa yang akan terjadi, kemudian dan bereaksi ketika ada sesuatu yang salah,�? ujar seorang satu insinyur Stanford Mike Montermerlo. Para ahli dari Stanford tersebut menilai, Junior memiliki tenaga komputasi empat kali lebih besar daripada mobil robot yang dilombakan pada 2005. Untuk membuat mobil tersebut bisa berpikir, sekitar satu lusin mahasiswa, staf pengajar, dan peneliti di Stanford bersama-sama membangun software yang mengoperasikan kendali pengemudi seperti melakukan persepsi, pemetaan, dan juga perencanaan. Lokasi untuk perlombaan yang akan berlangsung pada November nanti masih belum ditentukan.
Kemungkinan besar panitia DARPA Urban Challenge akan mengumumkannya pada sekitar Oktober. Selain robot milik Stanford, sejumlah kompetitor lain juga akan bertanding, termasuk juga robot dari Carnegie Mellon University, yang pada tahun 2005 hanya menempati urutan kedua. Mobil robot tercepat yang menjadi juara akan berhak membawa pulang hadiah utama sebesar USD2 juta (Rp18,2 miliar) ditambah juga sebuah plakat prestisius. (Juni Triyanto/SINDO/mbs)


NyAnG AnGeT...NyAnG AnGeT...NyAnG AnGeT

Robot pun Mengoperasi Otak



KANADA - Para ilmuwan dan insinyur Kanada mengembangkan robot yang mampu membantu dokter melakukan pembedahan otak. Robot tersebut memiliki indera yang tajam sehingga sanggup melakukan operasi mikroskopik tanpa membahayakan pasien. Bernama neuroArm, robot medis tersebut dibangun dengan menggabungkan ilmu bedah otak dan ilmu roket.

Para pencipta neuroArm mengungkapkan, robot tersebut mampu melakukan operasi yang berisiko sangat tinggi pada pasien dalam mesin magnetic resonance imaging (MRI). Robot tersebut diklaim memiliki indera pencitraan sangat tajam sehingga mampu menampilkan gambar tiga dimensi syaraf yang paling kecil sekalipun, guna membantu para dokter melakukan navigasi.

Operasi pertama yang dilakukan robot tersebut direncanakan berlangsung pada pertengahan tahun di Calgary’s Foothills Hospital, yang berada di fasilitas riset sekolah medis University of Calgary. Dibangun dengan biaya USD24 juta (Rp218,2 triliun), neuroArm dibuat bersamaan dengan pembuatan lengan robotik CanadArm, yang akan dipasang pada pesawat ulang-alik badan antariksa AS NASA.

Para ilmuwan menilai, neuroArm mampu memudahkan para dokter menjalankan teknik-teknik pembedahan rumit pada para pasien tumor otak.Tanpa bantuan robot tersebut, operasi manual yang dilakukan para dokter bisa membahayakan nyawa pasien. “Penciptaan robot neuroArm merupakan terobosan besar. Operasi yang dilakukan dokter dan perawat tidak akan sama lagi,” tandas ahli bedah otak University of Calgary Garnette Sutherland.

Sutherland menceritakan, neuroArm dibangun melalui kerja sama para ilmuwan roket dan ahli bedah. Mereka semua bahkan harus melakukan simulasi di ruang operasi agar kinerja neuroArm semakin membaik. Kemudian, Sutherland mendemonstrasikan robot tersebut di hadapan para wartawan,lengkap dengan alat-alat operasi yang umum digunakan untuk melakukan pembedahan otak. Robot neuroArm dikendalikan dari ruang mirip kokpit, dan para ahli bedah memegang alat-alat kendali. Alat-alat pengendali tersebut sangat sensitif sehingga para ahli bedah dapat merasakan tekanan dan tekstur pasien.

Dengan demikian, insiden pembuluh darah pecah akibat ditekan terlalu kencang tidak tejadi. Ketika seorang ahli bedah sudah berlatih dan berpraktik selama bertahun-tahun, maka ahli bedah tersebut akan memiliki tangan yang lebih stabil. Namun, para ilmuwan menilai, stabilitas tangan seorang ahli bedah tidak akan bisa menyamai neuroArm, dalam mencegah terjadinya gerakan tidak diinginkan.

“Robot neuroArm mampu memperpanjang karier dokter bedah otak. Tangan mereka umumnya semakin tidak stabil seiring penambahan usia,” tandas Sutherland. Ketika melakukan operasi dengan neuroArm, seorang dokter bedah mendapatkan visualisasi melalui sebuah display stereoskopik. Dengan display tersebut, dokter bedah dapat memperoleh pandangan lebih detil.

Dokter yang melakukan operasi juga dapat melihat gambar tiga dimensi. Jika ingin melihat gambar MRI, maka dokter bisa menengok ke layar komputer yang ada di sebelah display stereoskopik. Tidak hanya melihat, dokter yang melakukan operasi dengan neuroArm juga dapat mendengarkan proses operasi karena neuroArm dibekali mikrofon yang ditempatkan di dekat instrumen pembedahan.

“Robot neuroArm dibuat untuk memudahkan pembedahan yang sesungguhnya sangat sulit ketika dilakukan secara tradisional. Dengan neuroArm, operasi yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan, kini dapat dilakukan,” jelas ilmuwan robot Alex Greer, ketika mendemonstrasikan neuroArm. Sutherland dan timnya akan memulai pengujian klinis neuroArm di hadapan regulator kesehatan Kanada dalam beberapa pekan mendatang. Para ilmuwan Kanada tersebut berencana memproduksi berbagai versi neuroArm dan menjual robot tersebut ke rumah sakitrumah sakit di dunia. (juni Triyanto/SINDO/mbs)


WeJaNgAn BoNuS JoKeNyA

Ingat!!!!!!!!!!!

"Jika ada orang yang berbuat salah, sebaiknya jangan anda salahkan. Sebab kalau disalahkan, akan merasa semakin bersalah, karena tanpa disalahkan pun sudah salah, memberi tahu kesalahannya agar tidak mengulanginya adalah cara yang terbaik"

KlO Gk LuCu HaRaP tEtAp TeRtAwA...MeNgHoRmAtI cOi!!!!!

Didi adalah seorang murid SMP I di kota nya. Saat pelajaran Fisika, Didi ditanya oleh guru nya, sambil mengambil alat percobaan nya.
Guru : "Didi, jika lilin ini bapak tutup dengan gelas maka api nya akan mati. Hal itu membuktikan apa..??"
Didi : "Membuktikan kalau bapak kurang kerjaan"